
SUKABEKASI.com – Peran krusial Nahdlatul Ulama (NU) dalam sejarah Indonesia kembali ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Nahas, Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Prabowo mengungkapkan apresiasi dan rasa hormatnya terhadap peran NU yang signifikan dalam membangun bangsa sejak masa pra-kemerdekaan hingga zaman modern saat ini. “NU adalah pilar penting dalam arsitektur sosial dan politik bangsa kita,” ungkap Prabowo. Ia juga menyoroti kontribusi NU dalam menjaga keharmonisan sosial dan memberikan pendidikan moral dan spiritual kepada masyarakat luas.
Kontribusi NU dalam Sejarah Bangsa
Dalam penjelasannya, Prabowo menguraikan bagaimana NU telah memainkan peran penting selama masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dikenal sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di tanah air, NU telah membuktikan diri sebagai kekuatan sipil yang selalu berdiri di garis depan waktu bangsa ini membutuhkan persatuan dan kepemimpinan spiritual. Sejarah panjang NU yang dimulai sejak 1926 mencatat berbagai kiprah mulianya, mulai dari mendukung proklamasi kemerdekaan, berperan dalam mempertahankan kedaulatan negara di masa penjajahan, hingga mendampingi pemerintah pada era pembangunan.
Prabowo juga menegaskan bahwa peran NU tak sekadar lewat aksi konkret, tapi juga melalui ajaran-ajaran bijaknya yang kerap disampaikan para kyai dan ulama NU kepada pengikutnya. Ini adalah peran krusial dalam membangun harmoni sosial, mencegah radikalisme, dan mempromosikan Islam yang moderat dan toleran di Indonesia. “Apa yang dilakukan NU tidak hanya berharga buat umat Islam, tetapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” tambah Prabowo dengan penuh keyakinan.
NU Sebagai Pilar Keharmonisan dan Pembangunan Bangsa
Prabowo juga mengapresiasi penemuan yang lanjut dilakukan oleh NU dalam meningkatkan kualitas hayati masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan sosial. Dengan banyaknya lembaga pendidikan, pesantren, dan universitas yang mereka kelola, NU memberi kontribusi konkret dalam mencerdaskan bangsa. Pesantren tidak hanya menjadi loka pembelajaran agama, namun juga tempat menempa karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Melanjutkan komentarnya, Prabowo memuji program-program sosial NU yang menurutnya sangat membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program ekonomi kerakyatan yang banyak dijalankan oleh penduduk Nahdliyin adalah contoh konkret bagaimana semangat gotong royong dan kepedulian sosial berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.
Prabowo juga menyoroti pentingnya dukungan NU dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Menurutnya, keberadaan NU yang selalu berada di antara segala lapisan masyarakat menjadi penyeimbang dan pemersatu ketika kepentingan politik berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Sesudah memberikan pandangan dan apresiasi terhadap peran NU, Prabowo mengajak semua elemen bangsa buat lebih menghargai dan mendukung keberadaan NU sebagai elemen krusial dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. “Mari kita bersatu padu menjaga warisan para pendiri bangsa dan menjalankan tugas kita dengan bagus demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.



