
SUKABEKASI.com – Di Kota Bekasi, seorang personil Dinas Perhubungan (Dishub) bernama Ihwan Ansari yang berusia 50 tahun, memperlihatkan dedikasinya dengan mengawal seorang siswa melewati jalan yang sibuk. Kisah ini menunjukkan betapa peran petugas Dishub tidak hanya berkutat pada pengaturan lalu lintas semata, tetapi juga memberikan perhatian terhadap keselamatan penduduk, termasuk anak-anak sekolah. Ihwan, yang telah bertugas selama lebih dari satu dasa warsa, dikenal oleh masyarakat setempat sebagai sosok yang ramah dan acuh.
Peran Ihwan di Lapangan
Sehari-hari, Ihwan bertugas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Bekasi. Tugasnya tidak cuma mengatur lalu lintas namun juga memastikan para pengguna jalan merasa kondusif dan nyaman. “Setiap pagi, kami sudah siap di lapangan sebelum jam sibuk dimulai. Menatap anak-anak sekolah selamat sampai ke tujuan adalah salah satu kebahagiaan kami,” ujarnya. Pengalaman Ihwan dalam menghadapi berbagai situasi di jalan raya menjadi aset berharga bagi Dishub Kota Bekasi. Ia selalu menyampaikan pentingnya memprioritaskan keselamatan anak-anak kepada rekan-rekannya sesama petugas lapangan.
Pada suatu pagi, Ihwan mendapati seorang siswa yang tampak ragu-ragu menyeberang di salah satu ruas jalan yang padat. Dengan penuh tanggung jawab, Ihwan segera bertindak dengan sigap. Ia menghentikan arus kendaraan sementara dan membantu siswa tersebut menyeberang. Bagi banyak manusia, tindakan Ihwan mungkin tampak sepele, namun bagi siswa dan orang tuanya, hal itu mempunyai maksud yang sangat akbar. “Tugas kami adalah memastikan semua orang mampu berkendara dan berjalan dengan kondusif, terutama anak-anak yang pergi ke sekolah,” terus Ihwan.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Selain menghadapi tantangan kemacetan, Ihwan juga menyediakan edukasi bagi para pelintas jalan tentang pentingnya disiplin berlalu lintas. Ihwan menekankan bahwa kolaborasi antara petugas dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan lampau lintas yang kondusif. “Kami selalu mengimbau masyarakat buat mematuhi rambu dan arahan dari petugas agar keselamatan menjadi prioritas,” ungkap Ihwan sembari tersenyum. Dukungan dari masyarakat dan koordinasi yang baik dengan pihak sekolah menjadi harapan terbesar Ihwan agar tugasnya berjalan lancar.
Ihwan dan rekan-rekannya di Dishub Kota Bekasi berkomitmen buat lanjut menaikkan standard pelayanan dan supervisi mereka di lapangan. Teknologi, menurut Ihwan, juga merupakan unsur penting yang dapat membantu memperlancar tugas mereka. “Kami berharap ke depannya bisa memanfaatkan teknologi lebih baik dalam tugas sehari-hari, misalnya dengan adanya peralatan supervisi kemudian lintas yang canggih,” tambah Ihwan. Usaha berbarengan ini diharapkan bisa menciptakan Kota Bekasi yang semakin tertib dan aman bagi seluruh pengguna jalan.
Kisah Ihwan Ansari menjadi salah satu contoh konkret bahwa keberadaan petugas Dishub mempunyai akibat positif yang signifikan bagi penduduk. Lebih dari itu, dedikasi dan ketulusan hati Ihwan dalam menjalankan tugas patut diapresiasi dan dicontoh. Sebagai penggerak roda lampau lintas di kota yang semakin padat ini, Ihwan dan semua personil Dishub adalah garda depan dalam menjaga kenyamanan serta keamanan masyarakat Kota Bekasi.




